TEMANGGUNG – OneNews
Semangat menjaga kebersihan lingkungan kini memiliki warna baru di wilayah lereng Gunung Sumbing dan Sindoro.
Merespons cepat Surat Edaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Temanggung, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kaloran resmi mencanangkan gerakan inovatif bertajuk "Jumat Pon Bersih".
Gerakan masif ini menyasar lingkungan sekolah mulai dari SD/MI, MTs, hingga SMP, serta area publik di wilayah Kecamatan Kaloran. Tidak sekadar bersih-bersih biasa, aksi perdana ini serentak menyisir fasilitas pendidikan, lingkungan dusun, masjid, Tempat Pendidikan Al-Qur'an (TPQ), hingga fasilitas umum lainnya.
Sinergi Sekolah dan Ranting Muhammadiyah ini bergerak bersama mendahului Pencanangan oleh PDM Temanggung.
Gerakan ini diawali dengan aksi nyata dari para guru dan siswa di MI Muhammadiyah Tempuran, MTs Muhammadiyah Tempuran, serta SMP Muhammadiyah 6 Kaloran di Tepusen. Mereka kompak membersihkan ruang kelas dan halaman sekolah sejak pagi hari.
Tak ketinggalan, Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Kemiri Kecamatan Kaloran juga langsung menggerakkan warga untuk membersihkan Masjid dan TPQ di lingkungan setempat. Aksi mulia ini dihadiri langsung oleh Ketua PCM Kaloran sekaligus Ketua Lembaga Pengembangan Cabang dan Ranting PDM Temanggung, Muhasyim, bersama Ketua PRM Kemiri, Dahwan, beserta jajaran Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Kaloran, Ranting Aisyiyah Kemiri, Nasyiatul Aisyiyah (NA) Kemiri, dan masyarakat umum.
Dalam sambutannya, Muhasyim menekankan pentingnya menjaga kesucian lingkungan sebagai cerminan identitas seorang muslim. “Kebersihan adalah bagian dari iman. Gerakan ini bukan sekadar membersihkan sampah fisik, melainkan bentuk manifestasi keimanan dan ketaatan kita kepada Allah SWT,” tegas Muhasyim.
Ikhtiar meraih Adipura dan menjaga kesehatan masyarakat merupakan aksi perdana ini, turut mendapat perhatian khusus dari Pembina Forum Komunikasi Masyarakat Peduli Temanggung (FKMPT) Kabupaten Temanggung.
Masrik Amin Zuhdi Pembina FKMPT hadir bersama jajaran pengurus FKMPT untuk memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif gerakan jumat Pon bersih di Kaloran.
Ia mengungkapkan bahwa gerakan Jumat Pon Bersih ini sejatinya merupakan usulan FKMPT kepada Pemerintah Kabupaten Temanggung serta pimpinan lembaga masyarakat, termasuk PDM Temanggung.
"Kami berharap gerakan Jumat Pon Bersih ini terus dilakukan secara kontinyu. Ini adalah langkah konkret untuk menggerakkan seluruh komponen masyarakat dalam mendukung Kabupaten Temanggung meraih kembali predikat Kota Adipura," ujar Masrik Amin di sela-sela kunjungan pemantauan untuk memberi semangat budaya bersih di sekolah-sekolah Muhammadiyah Tempuran dan PRM Kemiri.
Selain target adipura, gerakan ini membawa dampak instan yang sangat besar bagi kesehatan masyarakat.
Lingkungan yang bersih akan memutus rantai penularan penyakit berbasis lingkungan, seperti Demam Berdarah Dengue (DBD), diare, dan infeksi saluran pernapasan. Udara yang bersih dan area bebas sampah menciptakan atmosfer hidup yang sehat dan meningkatkan produktivitas warga.
Senada dengan hal tersebut, Ketua PRM Kemiri, Dahwan, menyambut baik dampak sosial dari instruksi PDM Temanggung ini. Menurutnya, aksi bersih-bersih ini bertransformasi menjadi ruang silaturahmi yang hangat bagi warga.
Gerakan Jumat Pon Bersih ini menjadi wahana silaturahmi yang efektif antara warga Muhammadiyah dan masyarakat Desa Kemiri.
"Dengan silaturahmi yang baik, akan tumbuh semangat kebersamaan yang kokoh untuk menciptakan lingkungan yang sehat, bersih, sekaligus mengimplementasikan ajaran Islam yang berkemajuan di kehidupan sehari-hari," pungkas Dahwan. (Willis)
Tags
peristiwa