RS PKU Muhammadiyah Temanggung Menggelar Bakti Sosial Layanan Cathlab di Serangkaian Milad ke 37.

 Temanggung, OneNews

RS PKU Muhammadiyah Temanggung, selain menggelar senam bersama lansia, fun game dan lomba, juga bakti sosial untuk pelayanan tindakan bagi pasien jantung dan syaraf yang dilaksanakan selama 2 hari  Selasa dan Rabu, 22 dan 23 September 2026


Rumah Sakit  PKU Muhammadiyah Temanggung dalam merayakan Milad ke-37 tahun 2026 memberikan kado indah kemanusiaan. Di balik kemeriahan acara seperti senam lansia, lomba, dan fun game, rumah sakit ini memilih mengetuk hati nurani lewat aksi kemanusiaan yang mendalam, memberikan tindakan medis gratis bagi warga kurang mampu yang berjuang melawan penyakit kritis jantung dan syaraf otak.


Bakti sosial (baksos) pelayanan khusus ini digelar selama dua hari, yaitu Selasa dan Rabu, 22–23 September 2026. Melalui momen ini, tiga nyawa yang sedang berjuang—terdiri dari 2 pasien penyakit jantung dan 1 pasien gangguan syaraf otak—mendapatkan secercah harapan baru untuk sembuh tanpa dibebani biaya medis yang besar.

Tindakan perdana yang krusial ini ditangani langsung oleh tim dokter spesialis berpengalaman, di antaranya dr. Ferdinandus Bayu Satria, Sp.JP(K), dr. Nurhayadi Aji Sulistyo, Sp.JP(K) dan dr. Eva Nur Fadila, M.M.R., Sp.N., FINA.

Kini Warga Temanggung Tidak Perlu Berobat Keluar Kota. Aksi kemanusiaan ini sekaligus menandai sejarah baru dengan dibukanya layanan mutakhir Cath Lab (Laboratorium Kateterisasi) di RS PKU Muhammadiyah Temanggung.
Direktur RS PKU Muhammadiyah Temanggung, dr. Achirudin Timora, SP., N, MMR, menegaskan bahwa kehadiran teknologi ini murni didorong oleh rasa empati kepada masyarakat.

Dibukanya layanan Cathlab ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Kini, pasien dengan penyakit jantung dan syaraf tidak harus lagi bersusah payah mencari pelayanan ke rumah sakit di luar Temanggung. RS PKU sudah memiliki layanan tersebut lengkap dengan sarana dan prasarana medisnya," ujar dr. Achirudin.

Hadirnya layanan baru ini mengajak masyarakat mengenal Teknologi Penyelamat Nyawa di Cath Lab RS PKU Muhammadiyah Temanggung. 

Di dalam ruang khusus Cath Lab ini, tim dokter menerapkan prosedur medis modern tanpa bedah terbuka (minimal invasif). Yaitu DSA (Digital Subtraction Angiography) atau Penjaga Syaraf Otak. 

Prosedur canggih menggunakan sinar-X dan zat kontras dengan teknik unik, di mana komputer menghapus bayangan tulang dan jaringan lunak agar struktur pembuluh darah terlihat sangat detail.
Fungsi Deteksi ini juga menjadi gold standard untuk mendeteksi penyempitan, penyumbatan, maupun aneurisma (pelebaran pembuluh darah otak yang berisiko pecah).

Jika ditemukan masalah saat pemeriksaan, dokter bisa langsung melakukan tindakan lanjutan pemasangan ring, angioplasti (balon), hingga penanganan aneurisma saat itu juga.

Sedangkan PCI (Percutaneous Coronary Intervention) atau Penyelamat Jantung, lebih populer dikenal masyarakat sebagai pemasangan ring jantung atau angioplasti koroner.

Tujuannya adalah membuka penyumbatan akibat plak kolesterol, mengembalikan aliran darah ke jantung, serta menghilangkan nyeri dada kronis (angina) dan sesak napas.
Prosedur di ruang Cathlab, dokter hanya membuat tusukan kecil untuk memasukkan kateter (selang tipis fleksibel) ke pembuluh darah hingga mencapai area target secara real-time. Dari situlah terbaca di alat monitor apakah terjadi sumbatan atau tidak, kemudian dokter dapat mengambil tindakan berikutnya. 

Melalui sinergi teknologi mutakhir dan sentuhan hati nurani, Milad ke-37 RS PKU Muhammadiyah Temanggung tidak sekadar menjadi perayaan angka 37 tahun, melainkan bukti nyata kehadiran pelayanan RS PKU Muhammadiyah yang terus berinovasi, sangat dinantikan dan dibutuhkan masyarakat. (Willis) 
Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال