Baitul Arqam AKMT, Teguhkan Ideologi dan Spirit Pengabdian Sivitas Akademika


Wonosobo, ONE-NEWS

Akademi Kesehatan Muhammadiyah Temanggung (AKMT) menggelar kegiatan Baitul Arqam bagi Pimpinan, Dosen, dan Tenaga Kependidikan pada Sabtu–Ahad (24-25/01), bertempat di Wonoland, Wonosobo. Kegiatan ini terlaksana melalui kerja sama dengan Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Temanggung serta MPKSDI Pimpinan Pusat Muhammadiyah, sebagai bagian dari penguatan nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan di lingkungan AKMT.

Acara diawali dengan laporan panitia yang disampaikan oleh Wakil Direktur II Bidang Administrasi Umum, Keuangan, dan AIK, Min Adadiyah, SKM., M.PH. Selanjutnya, perwakilan MPKSDI PDM Temanggung, Ust. Mukharom, S.Ag., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Baitul Arqam di AKMT yang meskipun baru berusia tiga tahun telah mampu melaksanakan proses kaderisasi secara sistematis. Beliau menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari ikhtiar ibadah sekaligus penguatan peran AKMT sebagai bagian dari keluarga besar Muhammadiyah.


Pembukaan resmi kegiatan dilakukan oleh Wakil Ketua PDM Temanggung, Ust. Asy’ari Muhadi, M.A. Dalam sambutannya, beliau menjelaskan bahwa berdirinya AKMT merupakan hasil dari proses panjang dan perjuangan hingga di tingkat pusat. Beliau juga menekankan pentingnya keseriusan dalam mengelola amal usaha agar dapat berkembang secara berkelanjutan. Menurut beliau, seluruh Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) idealnya mengikuti Baitul Arqam sebagai bagian dari penguatan ideologi dan kaderisasi.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan penyerahan peserta secara simbolis dari pimpinan AKMT kepada MPKSDI PDM Temanggung sebagai tanda dimulainya proses pembinaan kader secara resmi.

Sebagai keynote speaker, anggota Badan Pengurus Harian (BPH) AKMT, Drs. H. Sigit Purwanto, MM., menyampaikan arah pengembangan institusi ke depan. Beliau menyebutkan bahwa penguatan program studi, baik vokasi maupun sarjana, menjadi langkah strategis menuju pengembangan AKMT. Beliau juga menekankan pentingnya membangun budaya kewirausahaan, kemandirian, serta efisiensi dalam tata kelola lembaga dan pembinaan sivitas akademika.


Kegiatan Baitul Arqam ini menghadirkan empat narasumber utama. Materi disampaikan oleh Ust. Asy’ari Muhadi, M.A. tentang Faham Agama dalam Muhammadiyah; Ust. Drs. Makmun Pitoyo, M.Pd. mengenai Revitalisasi Ideologi Muhammadiyah; Dr. Bachtiar Dwi Kurniawan, S.Fil.I., MPA. tentang Profil Kader dan Nilai Perjuangan Tokoh Muhammadiyah; serta Prof. Dr. Ir. Muji Setiyo, S.T., M.T., Guru Besar Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA), yang membahas upaya mewujudkan AKMT yang Islami, unggul, dan berdaya saing nasional.

Selama dua hari kegiatan, suasana Baitul Arqam berlangsung khidmat, hangat, dan penuh semangat kebersamaan. Para peserta mengikuti seluruh rangkaian acara secara aktif melalui sesi materi, diskusi, dan refleksi yang dipandu oleh para instruktur. Interaksi yang terbuka dan dialog yang konstruktif memperkuat ukhuwah serta membangun kesadaran kolektif dalam memajukan AKMT.

Melalui kegiatan ini, AKMT menegaskan komitmennya dalam membangun sumber daya manusia yang profesional, berkarakter Islami, dan berlandaskan nilai-nilai Kemuhammadiyahan, sebagai bagian dari kontribusi nyata dalam pengembangan pendidikan tinggi Muhammadiyah di Indonesia.(Ara)
Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال