Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMPWR) - Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pengurangan risiko bencana di Kabupaten Purworejo, berkolaborasi dengan Lembaga Resiliensi Bencana (LRB) PDM Purworejo menyelenggarakan kegiatan Penguatan Kapasitas Relawan Bencana.Kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari program hibah RisetMu UMPWR yang berorientasi pada pengabdian kepada masyarakat. Acara dilaksanakan pada Jum’at (16/1/2026) bertempat di Aula Gedung PCM Kutoarjo dan secara resmi dibuka oleh Ketua PDM Purworejo, Drs. Pudjiono.
Tim Pengabdian RisetMu UMPWR diketuai oleh Nurmansyah Alami, M.T., dengan anggota Indri Nurtiyani Hakim, M.T., Agung Nusantoro, M.T., Ulfa Nisa Mumtazah, Anisa Uswatun Khasanah, dan Ulfi Nuril Hasan. Melalui kegiatan ini, UMPWR berupaya membekali relawan baru dengan nilai-nilai kemanusiaan yang kuat serta pemahaman teknis mengenai manajemen kebencanaan.
Sebanyak 20 peserta mengikuti kegiatan ini, yang berasal dari empat kecamatan, yakni Kutoarjo, Bayan, Butuh, dan Grabag. Masing-masing kecamatan mengirimkan lima perwakilan untuk dipersiapkan menjadi relawan yang siap berperan aktif sebagai garda terdepan penanggulangan bencana di wilayahnya.
Ketua Tim Pengabdian RisetMu UMPWR, Nurmansyah Alami, M.T., menjelaskan bahwa penguatan kapasitas ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan serupa yang sebelumnya dilaksanakan di wilayah Bagelen. UMPWR menargetkan terbentuknya minimal tiga relawan yang benar-benar memiliki dedikasi dan kesiapan di setiap kecamatan.
“Relawan yang kami harapkan bukan sekadar simbolik, tetapi mereka yang memiliki jiwa kemanusiaan dan kesiapan nyata untuk terjun membantu masyarakat,” jelasnya.
Materi yang disampaikan mencakup seluruh siklus kebencanaan, mulai dari tahap pra-bencana, saat tanggap darurat, hingga pasca-bencana. Hal ini sejalan dengan kondisi geografis Purworejo yang memiliki tingkat kerawanan bencana cukup tinggi.
Selain Nurmansyah Alami, M.T., yang memaparkan manajemen dan potensi bencana lokal, kegiatan ini juga menghadirkan Indri Nurtiyani Hakim, M.T., dosen Teknik Sipil UMPWR yang memiliki keahlian di bidang kebencanaan dan sumber daya air, serta Widayat, Ketua LRB PDM Purworejo, yang menyampaikan visi, misi, dan peran strategis relawan dalam penanganan bencana.
UMPWR juga mencatat bahwa LRB PDM Purworejo telah memiliki sarana evakuasi berupa dua perahu karet beserta perlengkapannya, namun distribusi relawan di tiap kecamatan masih perlu diperkuat. Oleh karena itu, kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan relawan-relawan baru yang siap bertugas di wilayah masing-masing.
Ke depan, UMPWR berencana melanjutkan program penguatan kapasitas relawan ke wilayah Purworejo bagian utara, meliputi Bener, Loano, dan Gebang. Sebagai puncak rangkaian kegiatan, akan digelar Jambore Relawan yang berfokus pada penguatan teknis lapangan, keselamatan relawan, serta manajemen distribusi bantuan di daerah terdampak bencana.
Melalui lahirnya relawan-relawan yang kompeten dan berjiwa militan, UMPWR berharap dapat berkontribusi dalam membangun resiliensi masyarakat Purworejo agar semakin tangguh menghadapi potensi bencana di masa mendatang. (onenews/maul)
Tags
Peristiwa