TEMANGGUNG, OneNews
Suasana teduh di Restaurant Pesona Ikan Mudal, Temanggung, saat Pekan Syawalan Idul Fitri 1447 Hijriyah, mendadak berubah riuh dengan gelak tawa dan pelukan hangat pekan lalu. Bukan sekadar makan siang biasa, restoran yang asri tersebut menjadi saksi bisu berkumpulnya kembali keluarga besar AJUNMA, ikatan alumni SMP Negeri 2 Temanggung lulusan tahun 1975.
Momen Halal Bihalal ini terasa sangat emosional sekaligus membanggakan. Bagaimana tidak? Setelah hampir setengah abad (50 tahun) meninggalkan bangku sekolah, seluruh alumni dari Kelas 3 A berhasil hadir secara lengkap dalam acara temu kangen tersebut.
Melintasi Jarak Demi Sahabat Masa Kecil
Para peserta membuktikan bahwa jarak bukanlah penghalang bagi sebuah persahabatan sejati. Mereka menempuh perjalanan ratusan kilometer dari berbagai penjuru tanah air—mulai dari hiruk-pikuk Jakarta dan Bandung, hingga Semarang dan Yogyakarta, serta berbagai wilayah lain di Jawa Tengah dan Jawa Barat.
Meskipun banyak di antara mereka yang telah meraih kesuksesan gemilang sebagai profesional di berbagai instansi pemerintah, swasta, hingga menjadi pengusaha sukses, hari itu semua "pangkat dan jabatan" ditinggalkan di pintu masuk. Di dalam ruangan, mereka kembali menjadi remaja seakan berseragam putih-biru tahun 1975 yang saling melempar candaan masa lalu.
“Ini adalah momen yang sangat kami nantikan. Meskipun domisili kami sudah tersebar, semangat untuk pulang ke Temanggung dan melihat wajah sahabat lama tetap menjadi prioritas utama kami,” ungkap salah satu perwakilan alumni dengan nada haru.
Outbound dan Tradisi "Tukar Kado" yang Unik
Acara diawali secara khidmat dengan doa bersama sebagai wujud syukur atas nikmat kesehatan di usia yang tak lagi muda. Namun, suasana formal tersebut segera mencair saat panitia memulai rangkaian hiburan yang tak biasa.
Berbeda dengan reuni pada umumnya, AJUNMA menghadirkan konsep "THR Kado Spesial" melalui aktivitas outbound di halaman Restaurant Pesona Ikan yang luas. Dipandu oleh MC yang enerjik, para alumni membentuk lingkaran besar, masing-masing memegang bungkusan kado yang telah dibawa dari rumah.
Gelak tawa pecah saat MC memberikan instruksi lucu. Kado-kado tersebut berpindah tangan dengan cepat ke arah kanan, lalu tiba-tiba berbalik ke kiri mengikuti aba-aba. Setelah kado dipastikan teracak sempurna, seluruh alumni secara serentak membuka bingkisan tersebut dan mengangkatnya tinggi-tinggi ke udara sambil meneriakkan yel-yel khas: "AJUNMA! Jaya! Jaya! Jaya!"
Bernyanyi Bersama di Bawah Langit Temanggung
Keriuhan berlanjut di panggung hiburan. Tanpa rasa canggung, para alumni berbaur menyanyikan lagu-lagu nostalgia dan tembang dangdut favorit. Suasana semakin pecah saat mereka joget bersama, merayakan kebersamaan yang mungkin jarang mereka dapatkan di tengah kesibukan karier atau bisnis di kota besar.
Ketua panitia penyelenggara Reuni Gentur Wahyudi menekankan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat jejaring silaturahmi yang mungkin sempat merenggang karena jarak.
"Kesuksesan yang diraih masing-masing individu adalah kebanggaan bersama. Pertemuan ini adalah cara kami untuk tetap membumi dan selalu ingat akan akar persahabatan kami di SMPN 2 Temanggung," pungkasnya.
Penutup yang Manis
Acara ditutup dengan jamuan makan siang menu khas Pesona Ikan Mudal yang menggugah selera, diikuti sesi foto bersama dan tradisi saling bermaaf-maafan. Mengingat kesuksesan dan tingginya antusiasme peserta, muncul rencana bahwa putaran reuni berikutnya akan digelar dengan skala yang lebih besar dan lebih meriah.
Meski harus kembali ke perantauan masing-masing, para alumni AJUNMA pulang dengan satu janji: menjaga api komunikasi tetap menyala hingga pertemuan selanjutnya.(tim liputan)